Creative Hijab Art: Sebuah Inovasi yang kreative dan ekonomis
Dunia fashion kembali diramaikan dengan tren baru yang menggabungkan seni, kreativitas, dan nilai ekonomi: Creative Hijab Art. Inovasi ini mengangkat hijab tidak hanya sebagai simbol identitas dan keyakinan, tetapi juga sebagai kanvas artistik yang unik serta peluang untuk mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di usaha ini sungguh menjanjikan untuk mengembangkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu Persatuan Dharma Wanita Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan kelompok PKK se kecamatan Maospati, kabupaten Magetan menggelar acara pelatihan melukis kerudung sebagai media untuk peningkatan kreativitas dan ekonomi perempuan yang diselenggarakan dikampus 5 UNESA di Magetan.
Creative Hijab Art adalah konsep menghias atau memodifikasi hijab dengan sentuhan seni seperti lukisan tangan, bordir khas, patchwork, hingga aksesori daur ulang yang dirancang sedemikian rupa agar tetap nyaman dan sesuai dengan syariat. Inovasi ini muncul sebagai respons atas kebutuhan generasi muda muslimah yang ingin tampil menarik, sekaligus tetap hemat.
Tidak hanya digemari kalangan remaja dan milenial, Creative Hijab Art juga mulai dilirik sebagai peluang usaha bisnis yang sangat menjanjikan dimasa yang akan datang. Banyak ibu rumah tangga hingga mahasiswa yang menjual karya hijab kreatif mereka secara daring, baik melalui media sosial maupun platform e-commerce.
Creative Hijab Art bukan sekadar tren, tapi sebuah gerakan inovatif dan kreative yang menyatukan nilai religius, seni, dan kewirausahaan. Dalam bentuk balutan kain yang sederhana, terkandung pesan kuat tentang kreativitas, keberdayaan, dan identitas.