Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus 5 memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan menggelar kegiatan bertema The Eco-Initiator: Empowering Youth for a Sustainable Campus. Direktur Smart Eco-Campus, Prof. Dr. Abdul Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan utama untuk menciptakan lingkungan kampus yang hijau dan berkelanjutan. Pada kesempatan ini, pohon Tabebuya dipilih sebagai simbol penghijauan dan ditanam di area kampus UNESA 5 di Magetan.
Selain penanaman pohon, acara juga dirangkaikan dengan talkshow yang menghadirkan berbagai narasumber, baik dari kalangan akademisi UNESA maupun perwakilan pemerintah daerah. Salah satu narasumber, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Kabupaten Magetan, Saif Muchlissun, mengingatkan pentingnya kolaborasi dalam menangani permasalahan sampah yang semakin meningkat seiring pertumbuhan populasi.
“Isu sampah tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja. Ini adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap mahasiswa sebagai generasi muda dapat menjadi agen perubahan dan membiasakan pola hidup bersih serta peduli lingkungan,” ujarnya.
Senada dengan itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Mita, mengajak mahasiswa untuk membangun kesadaran ekologis dimulai dari diri sendiri. Ia juga menekankan pentingnya peran media sosial dalam menyebarluaskan informasi dan aksi positif terkait lingkungan.
“Langkah awal menjadi eco-initiator adalah membangun kesadaran pribadi, lalu melakukan aksi nyata dan menginspirasi orang lain, baik keluarga maupun masyarakat luas,” ungkapnya.